RUMUS ma'rifatu LAILATIL QADAR

Diposkan oleh On 5:52 AM


Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, dengan ini kami mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439 H semoga puasa kita diterima Allah Subhanahu Wata'ala dan Kita sudah kembali suci untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik. Berikut ini rumus ala santri kampung untuk menyongsong Lailatul Qodar tahun depan.

#Santri Kampung

RUMUS ma'rifatu LAILATIL QADAR

Menurut Imam Al Ghazali Cara Untuk mengetahui Lailatul Qadar bisa dilihat dari permulaan/hari pertama bulan Ramadhan :

1. Jika hari pertama jatuh pada hari ahad atau hari rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 29 Ramadhan

2. Jika hari pertama jatuh pada hari Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 21 Ramadhan

3.Jika hari pertama jatuh pada hari Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 25 Ramadhan

4.Jika hari pertama jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 23 Ramadhan

5.Jika hari pertama jatuh pada Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 27 Ramadhan

I’anatuththaalibiin
juz II halaman 257,
cetakan al ‘AlawiyyahSemarang:

قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر،
فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء: فهي ليلة تسع وعشرين.
أو يوم الاثنين: فهي ليلة إحدى وعشرين.
أو يوم الثلاثاء أو الجمعة: فهي ليلة سبع وعشرين.
أو الخميس: فهي ليلة خمس وعشرين.
أو يوم السبت: فهي ليلة ثلاث وعشرين.


والله اعلم بالصواب

_#Selamat puasa#-

Malam Lailatul Qodar

Diposkan oleh On 4:45 AM

Malam Lailatul Qodar
Malam dimana jika beribadah dihitung ibadah seribu bulan. Luar biasa. Artinya ketika membaca al-Qur'an satu Al-Qur'an sama dengan membaca selama 1000 bulan. Maka dari itu Malam lailatul qodar dimanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk menjalankan amalan-amalan sholih sehingga pahalanya dilipatgandakan.

Malam lailatul qodar menurut sebagian orang bahkan ulama' sendiri tidak bisa diprediksi kapan datangnya pas lailatul qodar. Namun sebagian lagi berpendapat bahwa menurut ahlul kasfi (orang yang diberikan kelebihan oleh Allah mengetahui apa yang tidak diketahui oleh orang lain pada umumnya) mengatakan bahwa malam tersebut bisa diketahui berdasarkan hari dimulainya puasa Ramadhan. Namun tetap pada hitungan ganjil mulai tanggal 21 Rhamadhan.

  • Jika awal Ramadhan dimulai hari senin maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 21 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari selasa maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 27 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari rabu maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 29 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari kamis maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 25 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari jumat maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 27 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari sabtu maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 23 Rhamadhan.
  • Jika awal Ramadhan dimulai hari Ahad maka lailatul qodar jatuh pada tanggal 29 Rhamadhan.
Itulah pendapat ahlul kasyfi yang mengatakan demikian. Keuntungannya jika mengikuti ahlul kasyfi maka kita bisa menyempatakan waktu secara efisien untuk melakukan ibadah. Namun jika mengikuti pendapat yang tidak mengikuti ahlul kasyfi maka yang penting secara istiqomah beribadah sebanyak banyaknya pada awal Ramadhan sampai akhir Ramadhan maka sudah barang pasti bakal ketemu dengan malam lailatul qodar.

Jika ingin mengikuti pendapat ahlul kasyfi maka inilah cara menghafalkkan hari dan tanggal tersebut agar tidak lupa lagi maka buka artikel dengan judul RAHASIA MALAM LAILATUL QODAR DAN KAPAN TURUNNYA

Amalan malam lailatul qodar bisanya dengan membaca Al-Qur'an sampai khatam kemudian melakukan do'a khotmil qur'an dan melaksanakan sholat Tasbih.

Terjemahan Teks Tarhiman

Diposkan oleh On 6:04 AM

Karena ada permintaan untuk diterjemahkan dalam bahasa indonesia, maka teks arab tarhiman yang biasa dibaca pas imsak sampai menjelang adzan subuh ini kami persembahakan untuk anda. Jika ada kesalahan terhadap ari maka mohon kritik dan saran yang membangun, semua itu atas keterbatasan kami. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Ini menindak lanjuti artikel yang berjudul teks tarhiman atau bacaan tarhim sebelum subuh dan didalam artikel tersebut ada contoh lagunya dari YouTUBE. Namun anda juga bisa mengarang lagu sendiri mengenai lagu tarhiman sesuai dengan keinginan anda sendiri. Sebab dengan berimprovisasi lagu maka akan lebih bervariasi. Lagu anda juga bisa kalian share di youtube kami dan anda akan memiliki karya mengenai tarhiman. Lagu tidak harus demikian. Lagu tidak baku. Lagu tarhiman bisa kalian modifikasi. Silahkan bisa minta bantuan para qori' dan qoriah yang tentumereka memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menciptakan sebuah lagu.

Artikel ini memang sengaja kami buat untuk memenuhi keinginan pembaca setia. Namun kemungkinan ada beberapa link yang kacau, sebab dulunya artikel ini satu blog dengan yang lain. Dengan seni BUdaya. Maka kalau ada link yang mengarah ke www.senibudaya.web.id agar segera menghubungi kami lewat email : www.ravlas7@gmail.com kami akan segera memperbaikinya. Kami menulis teks tarhiman dengan menggunakan bacaan yang ala kadarnya, maka mohon jangan dipakai untuk membaca. Sebaiknya membaca yang pakai tulisan Arab. Anda Bisa meminta bantuan ustadz mupun ustadzah dalam membaca teks arab Tarhiman.

Berikut Terjemahannya Bagian Pertama

  1. Ya ma'asyirol Muslimin : Hai Orang-orang muslim
  2. Ajjilu bisholati Qoblal faut : Segeralah sholat sebelum habis waktu sholat
  3. Innasholata kanat alal mukminina kitaban maukuta : Sesungguhnya sholat telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
  4. Khomsu sholawatin kataba hunnallahu 'ala ibadih : Sholat lima waktu diwajibkan atas hamba-hamba ALlah.
  5. Faman addahunna lahu .... dst Qiyamah.: Barang siapa yang melaksanakan sholat lima waktu tepat pada waktunya, maka dia akan mendapatkan cahaya dan petunnjuk pada hari kiamat. 
  6. Ya arhamarrohimin : Wahai Maha Pengasih Yang Mengasihi orang-orang terkasih
  7. Man Hafidzo 'alasholati Akromahullohu Bi khomsi khishol : Barang siapa yang menjaga sholatnya maka Allah akan memulyakannya dengan lima kemulyaan.
  8. Yarfaullohu 'anhu dziqol aisyi wa adzabal qobri : Allah akan mengangkat derajat bagi orang yang masih dalam kesempitan serta mengangkatnya dari siksa kubur.
  9. Wayukti kitabahu biyaminihi : Dan Allah akan memberikan buku catatan amal baiknya pada tangan kanannya.
  10. Wayamurru ala shiroti kal barq : Dan Dapat melewati shirotol mustaqim bagaikan secepat kilat.
  11. Wayadkhulul jannata bighoiri hisab : Dan masuk syurga tanpa dihitung amalnya.
  12. Asholatu imaduddin : Sholat adalah tiang agama.
  13. Man Aqomasholata Faqod aqomaddin : Barang siapa yang mendirikan sholat, berarti dia telah mendirikan agama.
  14. Waman Tarokaha faqod Hadamaddin : dan Barang siapa yang meninggalkan sholat, m aka orang tersebut telah menghancurkan agamanya.
  15. Innasholata tanha 'anil fakhsya i walmunkar : Sesungguhnya sholat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar
  16. Ajjilu bitaubati qoblal maut : Segeralah bertaubat sebelum ajal menjemput.
  17. Likulli ummatin azal : Setiap ummat pasti akan meninggal
  18. Faidza jaa a ajaluhum la yastakkhiruna saatan wala yastaqdimun : Jika ajal datang menjemput, maka tidak bisa ditunda dan tidak bisa dipercepat.

 Terjemahan bagian kedua Sholawatnya. (sekali lagi tulisan arab yang saya tulis dengan ejaan berikut hanya untuk mencocokkan tulisan arabnya, bukan untuk dibaca)

  1. Assolatu ....dst . : Sholawat dan salam selau tercurah padamu ya Rosulallah.
  2. Ya Imamal Mujahidin : Wahai Rasul pemimpin orang yang berjihat dijalan ALlah
  3. Ya Nashirol Haq : Wahai penolong atas kebenaran
  4. Ya khoiro ....dst : Wahai rosul sebaik-baik ciptaan ALlah
  5. Ya man Ashro ....dan seterusnya bisa kalian kunjungi Teks Arab Tarhiman dan Terjemahannya


Bacaan Bilal setiap dua rekaat- dua rekaat dalam Sholat Tarawih 20 Rekaat

Diposkan oleh On 1:10 AM

Tarawih sudah menjadi rutinitas bagi setiap umat islam pada bulan suci Ramadhan, tidak heran jika disetiap masjid-masjid, musholla-musholla bahkan rumah-rumah penuh dengan jamaah yang sedang melaksankan sholat tarawih. Sholat yang tergolong sunnah Muakkadah ini tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim, karena walaupun sunnah namun tetap dikukuhkan. Terlepas dari hukum sholat tarawih kali ini akan kita bahas tentang apa yang diucapkan seorang bilal saat pelaksanaan sholat tarawih. Sholat tarawih itu kan ada yang 8 rekaat ada yang 20 rekaat. Setiap 2 rekaat dikerjakan kemudian salam. Baik yang kita bahas adalah sholat tarawih yang 20 rekaat ditambah lagi dengan 3 rekaat sholat witir atau bisa dikatakan sholat sunnah penutup.

Jangan lupa niat sholat tarawih dalan setiap rekaat. Cukup dengan Usholli sunnatat Tarawihi Lillahi Ta’ala, atau Usholli Tarawihi Sunnatal Lillahi Ta’ala. Boleh ditambah dengan Rak ataini Lillahi Ta’ala. Namun yang terpenting niat dalam hati, walaupun sudah tasydiq billisan. Pas Takbiratul Ihram maka niat dalam hati.

Sholat tarawih 20 rekaat maka bacaan bilal setiap dua rekaat-dua rekaat sebagai berikut:
  1. Rekaat 1 dan 2, Bilal : “Shollu Sunnatat Tarwihi ‘isrina rak atan jamiatan asabakumullah”. dijawab Jamaah : “Assholatu la ilahaillallah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian dilanjutkan sholat 2 rekaat setelah selesai rekaat kedua, masuk rekaat 3 dan 4. Bacaan bilal sebagai berikut:
  2. Bilal : “Fadlam Minallahi Wani’mah”, dijawab jamaah : “Wanni’mah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian istirahat selesai rekaat 3 dan 4, dengan membaca


Subhallah Walhamdulillah Wala ila haillallah Wa Allahu Akbar sebanyak 3 Kali

  1. Sebelum Rekaat 5 dan 6. Bilal : “Al Hkolifatul Ula sayyidina Abu Bakrin Siddiq”, Jamaah Menjawab : “Rodliya Allahu ‘Anhu. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.
  2. Sebelum rekaat 7 dan 8, Bilal : “Fadlam Minallahi Wani’mah”, dijawab jamaah : “Wanni’mah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian istirahat selesai rekaat 7 dan 8, dengan membaca


Subhallah Walhamdulillah Wala ila haillallah Wa Allahu Akbar sebanyak 3 Kali

  1. Sebelum Rekaat 9 dan 10. Bilal : “Alhkolifatul Tsaniyatu Li sayyidina Abu Bakrin Siddiq”, Jamaah Menjawab : “Rodliya Allahu ‘Anhu. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.
  2. Sebelum Rekaat 11 dan 12, Bilal : “Fadlam Minallahi Wani’mah”, dijawab jamaah : “Wanni’mah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian istirahat selesai rekaat 11 dan 12, dengan membaca

Subhallah Walhamdulillah Wala ila haillallah Wa Allahu Akbar sebanyak 3 Kali
  1. Sebelum Rekaat 13 dan 14. Bilal : “Alhkolifatul Tsalisatu Li sayyidina Utsman bin Affan”, Jamaah Menjawab : “Rodliya Allahu ‘Anhu. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.
  2. Sebelum Rekaat 15 dan 16, Bilal : “Fadlam Minallahi Wani’mah”, dijawab jamaah : “Wanni’mah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian istirahat selesai rekaat 15 dan 16, dengan membaca

Subhallah Walhamdulillah Wala ila haillallah Wa Allahu Akbar sebanyak 3 Kali
  1. Sebelum Rekaat 17 dan 18. Bilal : “Alhkolifatul Rabiatu Li sayyidina Ali Bin Abi ThollibKaromallahu Wajhah”, Jamaah Menjawab : “Karomallahu Wajhah”, Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.
  2. Sebelum Rekaat 19 dan 20, Bilal : “Fadlam Minallahi Wani’mah”, dijawab jamaah : “Wanni’mah”. Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim. Kemudian istirahat selesai rekaat 19 dan 20, dengan membaca

Subhallah Walhamdulillah Wala ila haillallah Wa Allahu Akbar sebanyak 3 Kali
Selesai sholat tarawih 20 rekaat kemudian berdo’a, dan dilanjutkan dengan sholat witir 3 rekaat. Jika sudah melampaui tanggal 15 Romadhan maka ditambah do’a qunut pada rekaat terakhir sholat witir. Niat Sholat Witir : “Usholli Sunnatal Witri Sunnatal Lillahi Ta’ala”.

  • Sebelum Witir Rekaat 1 dan 2. Bilal : “Shollu Sunnatal Minal Witri Tsalasa Rakatan Jamiatan Rahima Kumullah”.  Jamaah Menjawab : “Assholatu La ilahaillallah” Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.
  • Sebelum Rekaat terakhir, Bilal : “Shollu Sunnatal rakatal Witri Ma’al Qunuti jamiatan Rahima Kumullah”, Jamaah Menjawab : “Assholatu La ilahaillallah” Bilal : “ Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”, dijawab jamaah : “Allahumma sholli ‘alaihi”. Bilal : “Assholatu jaamiah “, dijawab Jamaah : “ La Haula Wala Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil Adzim.

Selesai sholat Witir kemudian berdo’a, dan selesai.


Contoh Adzan, Do’a Setelah Adzan dan Cara Menjawab Adzan

Diposkan oleh On 7:46 PM

Adzan adalah panggilan untuk Menghadap pada Allah. dalam sholat lima waktu biasanya akan terdengar 5 kali suara adzan berkumandang. Sebelum Adzan dikumandangkan biasanya diawali dengan TARHIMAN. Lagu yang dipakai untuk adzan sebaiknya sesuai dengan lagu-lagu dari timur tengah (bayati, Hijaz, Rash, Nahawan, dll). Kurang baik sebenarnya adzan dengan langgam jawa tanpa memperhatikan panjang pendeknya bacaan.  Contoh adzan yang bisa dipakai sebagai referensi anda pecinta pustaka islam online.

Bacaan Adzan Dhuhur, Ashar, Magrib, Isya’ sebagai berikut:


اللهُ اَكْبَرُ  اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ
أشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ إلَّا اللهْ - أشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ إلَّا اللهْ
أشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ - أشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةْ - حَيَّ عَلَى الصَّلَاةْ
حَيَّ عَلَى اْلفَلَاحْ - حَيَّ عَلَى اْلفَلَاحْ
اللهُ اَكْبَرُ  اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ

Bacaan Adzan Subuh

اللهُ اَكْبَرُ  اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ
أشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ إلَّا اللهْ - أشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ إلَّا اللهْ
أشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ - أشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةْ - حَيَّ عَلَى الصَّلَاةْ
حَيَّ عَلَى اْلفَلَاحْ - حَيَّ عَلَى اْلفَلَاحْ
الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمْ - الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمْ
اللهُ اَكْبَرُ  اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ

Apa yang harus dibaca saat mendengan adzan?  Cara menjawab Adzan.
Sebenarnya yang dibaca saat mendengar adzan adalah seperti bacaan adzan yang dikumandangkan, kecuali saat dibacakan hayya ‘ala sholah, hayya ‘alal falah. Jawaban dari keduannya adalah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil ‘aliyyil ‘adzim.

لاحول ولا قوة إلاّ بالله العلي العظيم
Dan sedikit perbedaan untuk adzan subuh ada bacaan tatswibnya. Yaitu saat mendengar “Assholatu khoirum minan naum”. Maka dijawab dengan “Shodaqta wabarorta wa ana minasysyaahidiin”. artinya adalah kamu benar dan kamu bagus dan saya sebagai saksinya.
Menjawab Adzan khusus untuk Kalimat “أشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ  “ memiliki khasiat MEMBUAT MATA AWET SEHAT TANPA KACAMATA. Bagaimana CARANYA, bisa anda buka artikel dengan judul “ Cara menjaga Mata agar Tetap sehat”.
Nah jika sudah mengetahui bagaimana adzan, Cara menjawab adzan maka selanjutnya adalah do’a setelah adzan berbahasa arab sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الَّدعْوَةِ التَّامَّةْ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةْ آتِ محُمَّدًاالْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةْ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهْ إنَّكَ لَاتُحْلِفُ الْمِيْعَادْ.

Demikianlah yang bisa saya persembahakan mengenai adzan. Untuk iqomat bacaannya seperti bacaan adzan namun hanya dibaca satu kali dan ada tambahan sebelum takbir yang yang terakhir yaitu “Qod Qomatisholah” dibaca 2 kali.

5 (Lima) Perkara yang Menjadi Tiang Agama

Diposkan oleh On 10:14 PM


5 (Lima) Perkara yang Menjadi Tiang Agama
Agama tanpa tiang maka berdirinya tidak begitu kokoh. AGama bisa hancur jika tidak didasari dengan 5 perkara ini. Hidup menjadi lebih berarti, agama berjalan dengan semestinya. Semuanya akan menjadi beres jika kita bisa memenuhi lima perkara yang membuat agama kita kokoh. Maka kelima-limanya harus kita jalani. Jika kurang mengerti mengenai penjelasannya akan kami uraikan jika anda membutuhkan penjelasan secara detail. Anda akan faham atas apa yang anda pelajari dan nantinya akan menjadi pegangan hidup dalam mengarungi kehidupan di dunia yang fana ini. Keselamatan akan menanti anda. dan keberkahan hidup akan kita raih.

Tiang Agama Itu ada 5
  1. Ma'rifatul Ma'bud (Ngaweruhi sing di sembah), termasuk ushuluddin, Ussuluddin di pecah. pertama uluhiyyah, itu urusan untuk melihat sifat-sifatnya allah, Wajib (20), Muhal (20) Wenang (1), Nabawiyyyah urusan yang berhubungan dengan rosul dan kenabian, mengerti sifat wajib (4), Muhal (4), Wenang (9). Jika ditotal 41+9 = 50 (dinamakan Aqoid Seket). Samiyat berhubungan dengan cabang-cabangnya (perkara yang didengar dari AL-Qur'an). Syu'abul Iman ada 40 iman syurga, neraka, iman hisab, iman yang membuat sulit di hari akherat, iman hari kiamat.
  2. AL Muhafadzoh alal hudud (Ngerekso ing atase batas-batas). Orang harus tahu batas-batas hidup yang sudah ada dalam al-Qur'an dan Hadits. Berupa larangan-larangan. Jika melanggar imbasnya adalah siksa. misalnya minuman keras, pencurian. Semua itu imbasnya tidak hanya yang melakukan tapi yang dicuri juga kena imbas kerugian.
  3. Al Wafa bil Uhud memenuhi janji-janji, baik janji sesama manusia maupun pada Allah. Atas janji kita wajib untuk memenuhinya. Misalnya tentang pergaulan, atau bisa dikatakan muamalah. Misal hutang-piutang. Innal ahda kana masula (janji-janji akan dimintai pertanggungjawaban). Janji pada Allah setiap kali sholat. Misal saat sholat, hanya kepada Engkau saya menyembah, hanya pada Engkau saya mohon pertolongan. (iyyaka na'budu waiyya kanasta'iin).
  4. Al Qonaah Bil Maujud. Semua pemberian Allah tidak sama, rizki dan sebagainya. Kita harus menerima apa adanya dari Allah Subhanahu Wata'ala. Apalagi jika rumah tangga, jika didasari dengan qonaah bil Maujud maka akan menjadi keluarga sakinah mawaddah, warohmah.
  5. Ar Ridlo Bil Ma'khud. Ridlo barang sing orang ono, misale rizki, nyowo, dan lain sebagainya. Karena semuanya ditakdirkan oleh Allah. Insha Allah dunia akherat selamat. Menerima akan kehilangan misalnya. Lihat Puisi berikut. HIKMAH 5 MARET
Demikian yang bisa saya uraikan semoga bermanfaat. AMin.
Jum'at, 17 Juni 2016 (12 Romadlon 1437 H) oleh KH. Ahsin Ilyas

Membaca Al-Qur'an Habis Sholat Subuh Bisa Menyehatkan Mata

Diposkan oleh On 11:27 PM

Beruntung bagi yang menemukan cara ini di blog saya, dengan setulus hati saya sajikan informasi ini untuk anda sebagai rutinitas yang menguntungkan bagi anda. Membaca Al-Qur'an sudah menjadi rutinitas saya, dan waktu yang saya pilih adalah setelah subuh dan saya lakukan dengan istiqomah. Membaca Al-Qur'an juga bisa dilakukan setiap habis sholat maktubah, atau anda bisa lakukan setiap habis magrib dan anda juga bisa memilih waktu-waktu yang lain sesuai selera anda. Dan saya hanya sami'na wa atho'na (sendiko dawuh) menurut apa yang dikatakan Kyai sang maha guru. Ternyata apa yang terjadi, beliau melanggengkan membaca Al-Qur'an sehabis sholat subuh dan sampai umur 80 tahun tidak pakai kacamata. Mata masih sehat. Dan saya juga merasakan bahwa sampai sekarang di usia ke 33 ini alhamdulillah masih tajam dan normal. Semoga Istiqomah ini tetap membawa manfaat yang luar biasa.

Sebenarnya banyak sekali cara-cara untuk menyehatkan mata yang biasa dilakukan adalah mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A contohnya seperti wortel, Bayam, Tomat, Cabai merah, Pepaya, BUah Naga, Apel, Pisang, Sereal, Umbi umbian, Hati Sapi, minyak hati kikan qod, lada merah, Hati Kalkun, Paprika, Kemangi kering, Blewah, Kacang Polong, Lobak, buah Aprikot. Ini yang sekiranya bisa menjadi referensi untuk makanan yang mengandung vitamin A yang kami ambil dari berbagai sumber.

Dari Makanan diatas memang harus dikonsumsi secara halal jangan sampai memakan secara berlebihan, mengambil dari yang bukan miliknya dan proses yang salah maka justru akan menimbulkan banyak penyakit. Pepaya itu halal namun apabila memperolehnya dari mencuri maka pepaya yang anda makan menjadi haram dan makanan haram berbahaya bagi tubuh. Hati sapi itu juga halal, namun jika proses penyembelihannya salah, tidak membaca bismilah, hulqum wal marik tidak putus maka hati sapi tersebut adalah bangkai dan haram untuk dimakan. Kehati-hatian inilah yang nantinya akan membawa manfaat bukan madlorot.

Mengkonsumsi makanan diatas diharapkan tercukupi vitamin A anda. Segeralah mengkonsumsi makanan diatas agar mata anda sehat. Ini dilihat dari perspektif medis. Namun jika kita dukung secara medis dan spiritualis maka akan menjadi sempurna. Saat mendengar adzan pas dibacakan Asyhadu Anna Muhammadar Rosululloh. Maka berdo'a dengan membaca (Marhaban Bi Habibi wa Qurroti Aini, Muhammad Shollallahu 'Alaihi Wasallam) Kecup dua jari jempol anda dan usapkan pada kedua mata anda. Maka mata anda akan dijaga kesehatannya dan dijaga dari perbuatan maksiat mata.

Demikian uraian yang saya tularkan kepada anda semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada kesalahan saya mohon maaf, namun jika ada kebenaran semata-mata miliknya Allah SUbhanahu Wata'ala.

Cara Memakmurkan Masjid

Diposkan oleh On 11:11 PM

Cara Memakmurkan MasjidNGaji Bersama KH. Ahsin Ilyas Jum'at, 11 September 2015 (Masjid Jami' AT-Taqwa)
Hanya yang memakmurkan Masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada ALlah dan Hari kmeudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan petunjuk. (Q.S:At-Tawba : 18).

Memakmurkan Masjid Adalah Meramaikan Masjid. Bagaimana cara memakmurkan Masjid? atau Bagaimana cara meramaikan Masjid? Cara ini tidak sama dengan cara meramaikan Mall, Pasar, Atau tempat-tempat yang lain. Kalau meramaikan pasar, mall dan dll, cukup meningkatkan jumlah pengunjung untuk datang ditempat tersebut. Namun untuk meramaikan masjid yaitu dengan mengisi kegiatan berupa dzikir kepada ALLah, Membaca Al-Qur'an dan Ibadah-ibadah lain seperti sholawat. Begitulah cara memakmurkan Masjid. Oleh Karena itu Senantiasa kita perhatikan beberapa hal yang musti dilakukan sebelum dan saat memasuki masjid. Atau bisa dikatakan adab saat berada di Masjid.

  1. Berwudlu dahulu sebelum memasuki Masjid, dengan berwudlu maka kita sudah dikatakan suci dan siap untuk melakukan ibadah-ibadah tanpa harus bolak balik ketempat wudlu.
  2. Do'a Masuk Masjid. Berdo'a memasuki masjid merupakan kebaikan dan sunnah untuk dilakukan. Jika kita berdo'a sebelum masuk masjid, maka Allah akan menuntun kita untuk menuju pada Ridlo-NYA. Do'a boleh menggunakan bahasa apapun, baik berbahasa indonesia maupun bahasa Jawa. Jika ingin berdoa dengan bahasa Arab do'anya sebagai berikut beserta artinya : Ya Allah, Mohon Bukakan Pintu-Pintu Rahmatmu Ya ALlah.  اَللّهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
  3. Niat iktikaf. Memiliki Niat Iktikaf merupakan hal yang disunnahkan. Dan Dengan Niat Iktikaf ini kita akan mendapatkan pahala. Apa arti Iktikaf itu? Apa pengertian iktikaf? Iktikaf itu diam di Masjid. Jadi Niat Iktikaf yaitu niat diam di Masjid. Niat diam saja diberi PAHALA apalagi diisi dengan berdzikir dan beramal sholih dalam Masjid, Maka akan menjadi luar biasa.
  4. Sopan dan Tidak membicarakan tentang keduniaan. Jika kita melakukan obrolan tentang dunia, maka hukumnya Makruh. Walaupun tidak diniatkan sejak awal. Apalagi sampai mengganggu jamaah yang lain saat berdzikir. Tentang dunia yang dimaksudkan adalah yang tidak berbau maksiat. Apabila berbau maksiat maka HARAM. penuh dengan kemafsadatan, Artinya mengganggu orang lain. Bahkan Menurut Keterangan KH. AHsin Ilyas Pada pengajian Kitabnya memberi kesimpulan HARAM. Artinya Jangan sampai dilakukan.
Itulah beberapa hal yang akan menjadi renungan bagi kita untuk senantiasa berhati-hati dalam menjalani kehidupan ini. dengan demikian maka akan mendapat Ridlo dari Allah Subhanahu Wata'ala. AMin. Ya Robbal 'Alamiin.

Tata Cara Sholat Jamak Qoshor Yang Benar

Diposkan oleh On 9:12 AM

      Niat Sholat Jamak dan Qoshor atau tata cara jamak qoshor, niat menjamak atau niat sholat qoshor sudah menjadi kebutuhan setiap orang apalagi yang biasa bepergian jauh tidak untuk maksiat, maka ilmu ini akan menjadi ilmu pokok dalam menjalankan sholat. Berikut kaifiyah sholat jamak dan sholat qoshor. Dan bagaimana sholat tersebut benar menurut syareat islam.


        Sebelum penulis tuliskan niat sholat jamak qoshor maka perlu penulis jelaskan bahwa sholat jamak adalah mengumpulkan 2 sholat sekaligus dalam satu waktu yaitu Sholat dzuhur dengan sholat asharsholat magrib dengan sholat isya’ karena bepergian atau karena hujan yang lebat. Dan tidak boleh mengumpulkan antara Sholat subuhdengan sholat yang lainnya atau sholat magrib dengan dzuhur pun tidak boleh.

Jamak itu ada 2 yaitu jamak taqdim dan jamak ta’khir
       Jamak taqdim adalah mengumpulkan dua sholat diwaktu yang pertama. Misal : dzuhur dengan ashar dikerjakan diwaktu dzuhur. Untuk jamak ta’khir sebaliknya dzuhur dengan ashar dikerjakan diwaktu ashar.

Syarat Jamak Taqdim

ويشترط لجمع القديم الترتيب والولاء و نية الجمع في الأولى و بقاء السفر إلى عقد الثانيه ووجود المطر اول كل منهما و عند سلام الأولى ﴿حشية الشرقاوي : جزء الأول دار الفكر صحفة : ۲٥١ - ۲٥۲
  • Tartib atau berurutan, artinya misal dzuhur dengan ashar maka mengejakan sholat dzuhur dulu baru sholat ashar.
  • Wila ( baca : Wilak ) Atau menyambung antara sholat yang pertama dengan yang kedua tanpa disela dengan wirid maupun do’a maupun kata-kata yang lain. Artinya setelah salam sholat dzuhur langsung berdiri melaksanakan sholat ashar. Misal mengatakan Ashsholatu Jaami’ah tidak masalah, Boleh.
  • Niat Jamak diwaktu sholat yang pertama. Jadi bukan sebelum sholat. Artinya niat itu tidak sah apabila dilakukan sebelum sholat. Niat harus dilakukan didalam sholat yang pertama. Dengan cara diucapkan didalam hati (jawa: dikrentekke nong njero ati/ batin). Jadi niatnya seperti sholat yang sudah biasa anda lakukan

Contoh niatnya yang singkat dan BENAR (misal Dzuhur dengan Ashar) : *

اُصَلِّ فَرْضَ الظُّهْرِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Usholli Fardlodzuhri lillahi ta’ala, kemudian didalam sholat mengucapkan dalam hati ashar saya jamak (jawa: Ashar tak jamak). Jangan terbalik dzuhur saya jamak. Setelah selesai salam langsung berdiri untuk melaksanakan sholat ashar, dengan niat seperti ini : *

اُصَلِّ فَرْضَ العَصْرِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Itu saja cukup.

Catatan : Jadi menempatkan niat harus didalam sholat yang pertama dengan cara mengucapkan dengan hati. Maka TIDAK SAH jika ada niat seperti ini

اُصَلِّ فَرْضَ الظُّهْرِمَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Karena niat ini jelas diluar sholat, padahal aslinya harus didalam sholat. Secara terjemahan pula SALAH, karena arti niat diatas adalah “ saya niat sholat dzuhur dikumpulkan dengan sholat ashar”. Berarti dzuhurnya yang dikumpulkan, padahal seharusnya Asharnya yang dikumpulkan.
         Sebenarnya islam itu mudah, kenapa harus dipersulit. Ini yang terkadang menjadi masalah saat seseorang melakukan perjalanan dan niat untuk menjamak sholat, karena niatnya DIPERIBET alias DIPERSULIT, maka orang jadi males sholat.

MERINGKAS SHOLAT (QOSHOR)

وَإذَا ضَرَبْتُمْ فِي اْلأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوْا مِنَ الصَّلَوٰةِ إنْ خِفْتُمْ ( الأية )
An- ayat 101 nisa
Dan apabila kamu bepergian dimuka bumi, maka tidaklah mengapa kamu mengqoshor Sembahyangmu.

       Dengan kata lain Meringkas Sholat, 4 rekaat menjadi 2 rekaat, 3 rekaat tetap 3 rekaat, TIDAK 1,5. Karena jumlah rekaat sholat tidak ada 1 setengah.
Meringkas sholat kalau sudah menempuh perjalanan kurang lebih 90 km dan pergi bukan untuk maksiat.

Niat Qoshor bersamaan dengan takbirotul ihrom
وأن ينوي القصر مع الإحرام ﴿ كفاية الأحيار – كتاب الصلاة – صحفة : ١٤١﴾

Kalau mau niat JAMAK sekaligus MERINGKAS sholat atau mengQoshor sholat, maka meletakkan niat QOSHOR saat TAKBIROTUL IHROM, meletakkan niat JAMAK didalam SHOLAT YANG PERTAMA. Semuanya diucapkan DALAM HATI. Lafadz niatJAMAK dan QOSHOR seperti tecantum di atas. *

·         Masih tetap dalam perjalanan sampai datangnya waktu yang kedua atau masih turunnya hujan sampai salam sholat yang pertama.

Jamak Ta’khir

           Jamak ta’khir misalnya sholat Dzuhur dengan Ashar  dikerjakan diwaktu Ashar, misalnya Magrib dengan Isya’ dilaksanakan diwaktu Isya’. Yang terpenting adalah meletakkan niatnya yaitu diletakkan sebelum melaksanakan sholat dan masih dalam perjalanan, maka saat masuk waktu sholat dengan melaksanakan sholat lihurmatil wakti.
Untuk melaksanakan sholatnya misalnya Sholat dzuhur dengan Sholat Ashar, sholat dzuhur dulu baru Ashar atau sebaliknya. Dikerjakan dzuhur dulu karena disesuaikan dengan urutan, dilaksanakan Ashar dulu karena saat itu Asharlah yang memiliki waktu.
Niatnya seperti tercantum diatas * hanya cara meletakkan niatnya harus pas.

Refferensi :
-      Hasyiah Syarqowi, Bab Kayfiyatu sholati safar, Hal : 251 – 252 Perc. Darrul Fikr, Beirut.
-     Kifayatul Ahyar, Kitabu Sholah, hal : 140 -141, perc. Darul Kutub Islamiyah, Jakarta.

Komentar, Kritik, dan saran membangun kami tunggu.......... Syukron

Terima Kasih atas kunjungannya...

Fadilah dan Do'a Akhirussanah beserta Teks Do'anya

Diposkan oleh On 9:09 AM

   Do’a akhir sanah dan do’a awal sanah menjadi rutinitas kaum muslimin untuk membacakannya pada akhir dan permulaan tahun, dengan harapan diampuni segala kesalahan yang telah lampau dan diberkahi kehidupannya kelak di masa-masa yang akan datang atau ditahun-tahun berikutnya. Setelah sebelumnya penulis membuat artikel tentang makna tahun baru 1434 Hijriyah, kali ini Penulis mencoba menularkan fadilah dan do’a untuk akhir tahun dan awal tahun dengan harapan, mari tinggalkan tahun baru yang penuh dengan kenangan sebagai pijakan untuk menyongsong tahundepan yang lebih baik dan lebih bermanfaat serta berkah.

Fadilah Do’a Akhir Tahun atau Akhirussanah

         Hendaklah do’a akhir sanah ini dibaca tiga kali pada akhir waktu ashar dan pada hari ke-29 atau hari ke-30 bulan dzulhijjah. Barang siapa yang membaca do’a ini pada waktu tersebut diatas maka berkata syaitan : “ kesusahanlah bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak adam selama setahun binasa hanya sesaat lantaran do’a ini “. Maka Allah akan mengampuni segala dosa-dosanya yang setahun itu. Berikut do’anya

Do’a Akhir Tahun atau Akhirussanah

وَصَلَى اللهُ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍوَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ. اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى
هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَليٰ عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِىْ اِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِى اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاَسْأَلُكَ اَللّٰهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَاذَالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.
Fadilah Do’a Awal Tahun

        Hendaklah do’a ini dibaca tiga kali setelah sholat magrib dan malam satu hari bulan muharrom. Barang siapa yang membaca do’a tersebut maka syaitan berkata : “ telah imanlah anak adam ini dan lepas dari genggamanku “. Allah telah mengutus dua malaikat untuk memeliharanya dari fitnah syaitan.

Berikut do’a awal tahun atau awalussanah

وَصَلَى اللهُ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍوَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ. اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الْبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأوَّلُ وَ عَلىٰ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَاَوْلِيَائِهٖ وَجُنُوْدِهٖ وَالْعَوْنَ عَلىٰ هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْإِسْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفٰى يَاذَالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَى اللهُ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍوَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ. وَاْلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.

    Demikianlah artikel Fadilahdan Do’aAkhirussanah serta Fadilah dan Do’a Awwalussanah semoga bermanfaat bagi pembaca setia Cinta Pustaka Islam jangan lupa kritik dan komentarnya.

refferensi : Majmu' Syarif CV. Putra Bahari Hal: 162 - 167

Teks Sholawat Nariyah dan Keutamaan Sholawat Nariyah

Diposkan oleh On 9:00 AM

Teks Sholawat Nariyah, atau teks arab atau Teks dalam bahasa arab ini biasa digunakan untuk acara-acara keagamaan. Misalnya silaturahmi antar keluarga, pengajian hajatan dan lain-lain bahkan apabila seseorang tengah menghadapi sebuah hajat dan keinginan ataupun cita-cita, sholawat nariyah ini dibaca berulang-ulang maka akan mampu memberikan fadlilah dan manfaat kepada kita. Mungkin banyak atau mungkin sebagian besar penduduk Indonesia yang memeluk islam atau bahkan yang sudah lama islam menanyakan siapakah pengarang Sholawat Nariyah? maka jawabanya adalah Syeckh Ibrahim At-Taaziy Al-Magribiy. Oleh karena itu mengapa hal ini ditanyakan, jawabnya bisa anda perhatikan lanjutan artikel berikut.

Inti Sari atau Makna Sholawat Nariyah

Inti sarinya bahwa sholawat Nariyah ini adalah Pertama : Membaca sholawat Atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam dengan segala kesempurnaannya. Nabi yang memiliki kesempurnaan yang luar biasa, dia adalah manusia namun tidak seperti manusia, Artinya bahwa Nabi Muhammad memang sama seperti kita Makhluk Ciptaan Allah yang memiliki kesempurnaan. Jika diibaratkan Kal Yakuti Bainal Hajari, Bagaikan Mutiara yang Bersinar diantara bebatuan. Kedua : Sholawat ini juga terkandung unsur do'a untuk dikabulkan segala kebutuhan kita, diberikan kemudahan kemudahan

Untuk pembacaan Sholawat nariyah bisa dibaca 100 kali, 1000 kali, bahkan sampai 100.000 kali. Masing-masing memiliki keistimewaan dan khasiat. Namun yang terpenting adalah sebelum pembacaan sholawat nariyah perlu mengirimkan hadiyah surah Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya, Nabi adam beserta keluarganya, para Nabi yang lain Beserta keluarganya, kepada shohabat, para ulama’, para wali, khususnya syech Abdul Qodir Al-Jilani, Ibrahim At-Taaji, dan para leluhhur kita yang sudah meninggal dunia, kaum muslimin dan kaum mukminin. Setelah itu membaca sholawat Nariyah dengan Teks Arab sebagai berikut :


بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـــــــيْمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَ سَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَ تَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَ تُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَ تُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَ يُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَ عَلىٰ آلِهِ وِ صَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ ۞

Cara Baca Teks Latin Sholawat Nariyah Sebagai berikut :

Allahumma Sholli Solatan Kamilatawwasallim Salaman Tamman 'Ala Sayyidina Muhamadinillladzi tanhallu bihil 'uqodu Watangfariju Bihil kurobu Watuqdlo bihil hawaiju Watunalu bihirroghoibu Wahusnul Khowatimi Wasustasqol Ghomaamu Biwajhihil Karimi Wa'ala Alihi Washohbihi Fii Kulli Lamhatinn Wanafasimbi'adadi kulli Ma'lummillak. (Ini sebaiknya hanya dipakai untuk cara baca yang memiliki kelemahan dalam membaca teks arab, namun sebaiknya jangan disebarluaskan, karena jika diartikan secara huruf perhuruf tentunya akan melenceng maknanya). Oleh karena itu sebaiknya dianjurkan untuk membawa teks arab kepada Ustadz atau Ulama terdekat untuk ditashih (dibetulkan). Demi sempurnanya bacaan Anda. Jika ini sudah dapat ijazah (pengesahan) dari guru maka baru dikatakan Sholawat ini berkhasiat. Maaf Ya..

Terjemahan Sholawat Nariyah Sebagai Berikut :

"Ya Allah, berikanlah Shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Beliau Baginda Nabi kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki".

Untuk Do'a Harus disandarkan sepenuhnya pada Allah.

Sholawat Nariyah adalah pelengkap dalam berdoa. Karena memang dalam berdo'a yang baik dan benar salah satunya dibacakan sholawat atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi wasallam. Yang nantinya berdo'a yang sempurna membawa terkabulnya permintaan-permintaan yang kita mohonkan pada Allah Sang Maha Pemberi. Dalam Salah Satu Asmaul Husna (Nama-Nama Allah). Amin Ya Robbal 'Alamin

Apakah Membaca Sholawat Nariyah Itu Muysrik? Tidak.

Apakah Ada Yang Salah dari isi Sholawat Nariyah "Ya Allah, berikanlah Shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Beliau Baginda Nabi kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki".

Ini adalah kiasan saja dari sastra balaghah arab dari cinta, sebagaimana pujian Abbas bin Abdulmuttalib ra kepada Nabi Muhammad saw dihadapan Rasul saw : “… dan engkau (wahai Rasul saw) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417), tentunya bumi dan langit tidak bercahaya terang yg terlihat mata, namun kiasan tentang kebangkitan risalah.

Sebagaimana ucapan Abu Hurairah ra : “Wahai Rasulullah, bila kami dihadapanmu maka jiwa kami khusyu” (shahih Ibn Hibban hadits no.7387), “Wahai Rasulullah, bila kami melihat wajahmu maka jiwa kami khusyu” (Musnad Ahmad hadits no.8030)

semua orang yg mengerti bahasa arab memahami ini, Cuma kalau mereka tak faham bahasa maka langsung memvonis musyrik, tentunya dari dangkalnya pemahaman atas tauhid, mengenai kalimat diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, adalah cermin dari bertawassul pada Rasul Allah Sholallahu 'Alaihi Wasallam para sahabat sebagaimana riwayat shahih Bukhari. Dengan demikian, jika mau mengamalkan silahkan jika tidak mau mengamalkan juga tidak masalah. Jangan dijadikan perdebatan antara kita.

Jangan Lupa Amalan Harian Yang pasti adalah Sholawat Berikut :


اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Baca Kalimat tersebut diatas sebagai amalan harian yang pokok dan jangan sampai meninggalkannya. Minimal sehari semalam paling tidak 500 kali atau lebih bagus 1000 kali. Dalam Kitab Lubabul Hadits 

البَابُ الرَّابِعْ فِى فَضِيْلَةِ الْصَّلاَةِ عَلىَ النَّبِى صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلاَّمْ
قَالَ النَّبِى صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّامْ: مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَلْفَ مَرَّةٍ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يُبَشَّرَ لَهُ بِالْجَنَّة.

Bersabda Nabi Muhammmad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam : Barang Siapa Yang mebaca Sholawat atasku sebanyak 1000 kali maka orang tadi tidak akan mati sebelum diberikan kebahagiaan berupa Syurga. (Lubabul Hadits Lil Hafidz Jalaluddin Abdurrohman Bin Abi Bakrin Assuyuti).

Mengenai Artikel Tentang Fadlilah Sholawat Atas Nabi Muhammad Selengkapnya disampaikan dalam Fadlilah Sholawat Atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam. Didalam artikel tersebut memuat fadlillah atau keutamaan - keutamaan sholawat jika dibaca sekali, 100 kali, seribu kali dan misalnya lagi fadlilah sholawat jika dibaca pada malam jum'at dan lain sebaginya. Artikel manarik bisa anda baca Mengapa Sebagian Besar Penduduk Indonesia Memeluk Agama Islam

Terima Kasih atas kunjungannya...
Semoga bermanfaat dan selalu membawa berkah. amiiin 

Makna Lagu Lil Ilir Karya  Sunan Kalijaga

Diposkan oleh On 8:54 AM

Banyak orang yang bisa melantunkan lagu dengan judul Lir Ilir Karya Kanjeng Sunan Kalijogo, dalam penyebaran agama islam ditanah jawa beliau dengan gaya khas kejawennya berusaha memasukkan ajaran-ajaran islam melalui berbagai media. Salah satunya adalah lewat tembang Lir Ilir. Banyak hal yang tersimpan dalam lagu tersebut, banyak maksud yang bisa didapat dari lagu tersebut, walaupun banyak orang telah mengartikannya dengan berbagai pandangan dan versi namun intinya adalah mengajak seseorang untuk berbuat baik sesuai dengan ajaran islam. 

Versi kali ini mungkin masih banyak kekurangan dan kesalahan. Apabila ada kesalahan saya mohon ma'af pada kanjeng sunan karena keterbatasan ilmu pengetahuan, namun jika ada maksud yang benar semata-mata dari Allah Subhanahu Wata'ala.
Versi Kali ini saya kaitkan dengan Konteks Mencari Ilmu AGama dan Aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.


Lir ilir, Lir Ilir : Lir dalam kamus jawa: arti kata Ilir dalam kamus jawa: yang dipilih untuk benih padi. Artinya benih padi yang pilihan untuk dijadikan bibit unggul. Sebagai generasi muda kita merupakan bibit-bibit unggul yang dipersiapkan untuk meneruskan perjuangan para ulama'. Sadar atau tidak sadar, kita telah menjadi generasi berikutnya. Jika kita benar-benar saat dititahkan oleh Allah dan kita kecripatan atau terpercik nur Muhammad pasti kita akan mau dan mampu menampung ilmu agama walaupun sebegitu banyaknya. Mari persiapkan diri untuk menjadi penerus ulama'.!

Tandure wus sumilir, Sumilir : Tertiup angin dengan perlahan-lahan, Artinya sudah banyak sekali generasi muda yang sudah mulai belajar dan belajar untuk memperoleh ilmu agama dan ilmu yang lain. saking banyaknya ilmu yang harus dipelajari mulai dari ilmu alat, ilmu bahasa arab, ilmu fiqih, tafsir, hadits dan lain-lain yang musti harus dipelajari. Orang tua pun tidak tertutup kemungkinan untuk belajar. Tidak ada kata terlambat dalam mempelajari ilmunya Allah.

Tak ijo royo-royo : Kelihatan Hijau: Terlihat subur, terlihat indah saat para generasi muda mau dan meluangkan waktunya untuk selalu belajar, melihat fenomena ini rasanya hati ini tentram, sejuk sebab sudah ada generasi penerus yang mempersiapkan diri untuk menjadi para ulama'. Bisa pula diartikan siapa saja orang yang mau belajar ilmu agama juga menjadi bagian dari tak ijo royo-royo.
Tak sengguh temanten anyar : Dikira pengantin baru, mari kita perhatikan pengantin baru, langkahnya luwes, penuh dengan kehati-hatian, penuh dengan semangat, yang ada hanyalah senang dan senang. Semangat ini yang akan ditunjukkkan bagi siapa saja saat mencari ilmu, walaupun ada halangannya tapi tidak terasa, tetap semangat dalam setiap langkahnya, dengan semangat itulah baik tua maupun muda terus dan terus mencari ilmu.
Cah Angon, Cah Angon : Anak penggembala kambing, kalau kita beternak kambing, tentunya yang kita awasi adalah kambingnya, jangan sampai makan rumput tetangga, jangan sampai pergi jauh-jauh, dan jangan sampai saling beradu. Maka dalam kaitannya dengan kehidupan kita, sebenarnya apa yang kita awasi, tentunya perilaku kita, akhlaqul Karimah, Hati ini dalam hubungannya dengan Allah Subhanahu Wata'ala maupun hubungannya dengan sesama. Kita senantiasa saling toleransi antar siapapun, kita fokuskan dalam mencari ilmu yang mampu mengatur kehidupan ini dengan baik dan lebih mudah. keyakinan atas ilmu yang bermanfaat akan memicu sesorang untuk terus berjuang dan bersemangat. Mari kita perhatikan lirik berikutnya.
Penekno Blimbing Kuwi: Panjatkan Pohon Belimbing. Artinya Para ulama' juga berpesan agar kita mau meraih buah blimbing, artinya kita mau menjalankan rukun iman. Buah belimbing ketika dipotong maka terlihat seperti bintang disitu tersirat makna bahwa kita harus meraih buahnya rukun islam. Rukun Islam yang pertamaadalah Membaca Syahadat, Dengan membaca sahadat maka segala amal ibadahnya baru diterima oleh Allah tanpa syahadat, tanpa mengesakan Allah, maka kita tidak mungkin diterima Allah, itu buah yang pertama. Yang kedua Mengerjakan Sholat, Sholat merupakan perintah langsung dari ALLAH Subhanahu Wata'ala, dengan mendirikan sholat maka kita bisa tercegah dari perbuatan keji dan mungkar. Manfaat seseorang mengerjakan sholat akan menjadi motivasi tersendiri bagi yang mengerjakannyaSelanjutnya yang ketiga Adalah PUASA, jika kita mau diterima ALlah ya wajib berpuasa. Pada zaman kenabian terdahulu pun sudah ada perintah puasa, bahkan dengan berpuasa, ketaqwaan kita akan bertambah dan itulah buahnya puasa. Keempat Adalah Zakat. zakat merupakan gandengan disetiap ayat dalam Al-Qur'an, diantaranya dengan terjemahan sebagai berikut: Dirikanlah Sholat dan Tunaikanlah Zakat. Ini menandakan bahwa Sholat tidak zakat tertolak, zakat tapi tak mau sholat juga tertolak. maka keduanya harus senantiasa berjalan beriringan tanpa meninggalkan salahsatunya. Kelima : Haji jika mampu, artinya mampu tenaganya mampu secara materiil dan secara spiritual.
Lunyu-lunyu penekno: Bisa terpeleset tapi tetap memanjat. Memang untuk melakukan rukun islam itu harus hati-hati, penuh dengan rintangan dan tantangan, walaupun begitu jangan mudah menyerah, takut jatuh akhirnya malah tidak melakukan apa apa. Hal ini mampu memerikan motivasi saat orang mau masuk islam. Tidak perlu taku dan tidak perlu ragu. Maka akan dituntun oleh para ulama'. Jo watir. Don'T Worry
Kanggo mbasuh Dodotiro: Untuk Mencuci pakaian. Kita hidup penuh dengan liku-liku dan perjalan yang begitu panjang, tentunya manusia terkadang melakukan kesalahan dan kekhilfan, namun asal mau bertaubat maka Allah pasti mengampuninya. Maka dengan rukun iman pastinya kita berangsur-angsur akan menjadi lebih baik dan lebih mulia disisi Allah karena ketaqwaan kita kepada-Nya.

Dodotiro Dodotiro : Pakaianmu, pakaianmu. Maka dosa-dosa yang kita miliki, hati yang sudah ternoda, Pakaian-pakaian taqwa yang mulai kotor.

Kumitir Bedah ing pinggir: Sobek dibagian pinggir: Banyak kesalahan yang terlupakan, terpinggirkan, kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja, Kekhilafan demi kekhilafan telah dilakukan. Kehidupan yang ternoda, penuh dosa dan kesalahan baik salah dengan Allah maupun kesalahan hubungan kita dengan manusia, dengan lingkungan kita.

Dondomono, Jlumatono : jarumlah, Jahitlah, Maka Jahitlah, perbaiki hubungan dengan orang lain, perbaiki hubungan dengan Allah, niscaya kita akan hidup lebih mulia dan lebih tentram. Tanpa henti dan tanpa mengenal lelah dengan telaten kita berusaha memperbaiki kesalahan masa lalu, isi kehidupan kita dimasa depan dengan sesuatu hal yang baik dan lebih bermanfaat. Jalin silaturahmi, jalin kasih sayang dan rasa persaudaraan yang tinggi, saling menolong dan saling membantu agar kehidupan ini terasa lebih indah.
Kanggo Sebo Mengko sore: Untuk Persiapan menghadap nanti sore, artinya dengan memperbaiki kesalahan yang telah lalu artinya kita juga telah siap untuk dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa yaitu Allah subhanahu Wata'ala. Saat kehidupan ini telah berakhir, saat dunia ini sudah tidak beredar, apalagi yang kita harapkan kecuali segala amal ibadah kita kepada ALLAH Subhanahu Wata'ala.
Mumpung Padhang Rembulane: Mumpung masih terang rembulannya, Mumpung masih banyak para ulama' yang siap membimbing kita, mumpung masih banyak para guru yang siap menuntun kita untuk lebih mengenal Agama, Mengenal Allah dan Rosulnya, lebih mengenal Al-Qur'an dan Hadits. Mereka para ulama' yang nantinya akan memberikan cahaya bagi kita semua yang mau dan bersedia untuk menjadi manusia yang taat dan selamat.
Mumpung Jembar Kalangane: Mumpung masih luas tempatnya. Artinya, mumpung masih ada kesempatan, mumpung masih banyak majlis ta'lim yang siap menampung kita, salah satunya ada di desa Tawangrejo Yaitu Daleme KH. Ahsin Ilyas, lihat aktifitasnya pada bulan suci Romadlon 
Yo surako surak Iyo: bersorak, iya, Artinya mari dengan antusias dengan penuh semangat kita nyatakan dan kita lakukan, tidak hanya berbicara, tidak hanya berencana tapi mari kita lakukan bersama-sama. kita belajar agama, kita fahami dan kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari, insyaAllah. Katakan okey...!