Teks Sholawat Nariyah dan Keutamaan Sholawat Nariyah

Diposkan oleh On 9:00 AM

Teks Sholawat Nariyah, atau teks arab atau Teks dalam bahasa arab ini biasa digunakan untuk acara-acara keagamaan. Misalnya silaturahmi antar keluarga, pengajian hajatan dan lain-lain bahkan apabila seseorang tengah menghadapi sebuah hajat dan keinginan ataupun cita-cita, sholawat nariyah ini dibaca berulang-ulang maka akan mampu memberikan fadlilah dan manfaat kepada kita. Mungkin banyak atau mungkin sebagian besar penduduk Indonesia yang memeluk islam atau bahkan yang sudah lama islam menanyakan siapakah pengarang Sholawat Nariyah? maka jawabanya adalah Syeckh Ibrahim At-Taaziy Al-Magribiy. Oleh karena itu mengapa hal ini ditanyakan, jawabnya bisa anda perhatikan lanjutan artikel berikut.

Inti Sari atau Makna Sholawat Nariyah

Inti sarinya bahwa sholawat Nariyah ini adalah Pertama : Membaca sholawat Atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam dengan segala kesempurnaannya. Nabi yang memiliki kesempurnaan yang luar biasa, dia adalah manusia namun tidak seperti manusia, Artinya bahwa Nabi Muhammad memang sama seperti kita Makhluk Ciptaan Allah yang memiliki kesempurnaan. Jika diibaratkan Kal Yakuti Bainal Hajari, Bagaikan Mutiara yang Bersinar diantara bebatuan. Kedua : Sholawat ini juga terkandung unsur do'a untuk dikabulkan segala kebutuhan kita, diberikan kemudahan kemudahan

Untuk pembacaan Sholawat nariyah bisa dibaca 100 kali, 1000 kali, bahkan sampai 100.000 kali. Masing-masing memiliki keistimewaan dan khasiat. Namun yang terpenting adalah sebelum pembacaan sholawat nariyah perlu mengirimkan hadiyah surah Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya, Nabi adam beserta keluarganya, para Nabi yang lain Beserta keluarganya, kepada shohabat, para ulama’, para wali, khususnya syech Abdul Qodir Al-Jilani, Ibrahim At-Taaji, dan para leluhhur kita yang sudah meninggal dunia, kaum muslimin dan kaum mukminin. Setelah itu membaca sholawat Nariyah dengan Teks Arab sebagai berikut :


بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـــــــيْمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَ سَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَ تَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَ تُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَ تُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَ يُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَ عَلىٰ آلِهِ وِ صَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ ۞

Cara Baca Teks Latin Sholawat Nariyah Sebagai berikut :

Allahumma Sholli Solatan Kamilatawwasallim Salaman Tamman 'Ala Sayyidina Muhamadinillladzi tanhallu bihil 'uqodu Watangfariju Bihil kurobu Watuqdlo bihil hawaiju Watunalu bihirroghoibu Wahusnul Khowatimi Wasustasqol Ghomaamu Biwajhihil Karimi Wa'ala Alihi Washohbihi Fii Kulli Lamhatinn Wanafasimbi'adadi kulli Ma'lummillak. (Ini sebaiknya hanya dipakai untuk cara baca yang memiliki kelemahan dalam membaca teks arab, namun sebaiknya jangan disebarluaskan, karena jika diartikan secara huruf perhuruf tentunya akan melenceng maknanya). Oleh karena itu sebaiknya dianjurkan untuk membawa teks arab kepada Ustadz atau Ulama terdekat untuk ditashih (dibetulkan). Demi sempurnanya bacaan Anda. Jika ini sudah dapat ijazah (pengesahan) dari guru maka baru dikatakan Sholawat ini berkhasiat. Maaf Ya..

Terjemahan Sholawat Nariyah Sebagai Berikut :

"Ya Allah, berikanlah Shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Beliau Baginda Nabi kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki".

Untuk Do'a Harus disandarkan sepenuhnya pada Allah.

Sholawat Nariyah adalah pelengkap dalam berdoa. Karena memang dalam berdo'a yang baik dan benar salah satunya dibacakan sholawat atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi wasallam. Yang nantinya berdo'a yang sempurna membawa terkabulnya permintaan-permintaan yang kita mohonkan pada Allah Sang Maha Pemberi. Dalam Salah Satu Asmaul Husna (Nama-Nama Allah). Amin Ya Robbal 'Alamin

Apakah Membaca Sholawat Nariyah Itu Muysrik? Tidak.

Apakah Ada Yang Salah dari isi Sholawat Nariyah "Ya Allah, berikanlah Shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Beliau Baginda Nabi kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki".

Ini adalah kiasan saja dari sastra balaghah arab dari cinta, sebagaimana pujian Abbas bin Abdulmuttalib ra kepada Nabi Muhammad saw dihadapan Rasul saw : “… dan engkau (wahai Rasul saw) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417), tentunya bumi dan langit tidak bercahaya terang yg terlihat mata, namun kiasan tentang kebangkitan risalah.

Sebagaimana ucapan Abu Hurairah ra : “Wahai Rasulullah, bila kami dihadapanmu maka jiwa kami khusyu” (shahih Ibn Hibban hadits no.7387), “Wahai Rasulullah, bila kami melihat wajahmu maka jiwa kami khusyu” (Musnad Ahmad hadits no.8030)

semua orang yg mengerti bahasa arab memahami ini, Cuma kalau mereka tak faham bahasa maka langsung memvonis musyrik, tentunya dari dangkalnya pemahaman atas tauhid, mengenai kalimat diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, adalah cermin dari bertawassul pada Rasul Allah Sholallahu 'Alaihi Wasallam para sahabat sebagaimana riwayat shahih Bukhari. Dengan demikian, jika mau mengamalkan silahkan jika tidak mau mengamalkan juga tidak masalah. Jangan dijadikan perdebatan antara kita.

Jangan Lupa Amalan Harian Yang pasti adalah Sholawat Berikut :


اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Baca Kalimat tersebut diatas sebagai amalan harian yang pokok dan jangan sampai meninggalkannya. Minimal sehari semalam paling tidak 500 kali atau lebih bagus 1000 kali. Dalam Kitab Lubabul Hadits 

البَابُ الرَّابِعْ فِى فَضِيْلَةِ الْصَّلاَةِ عَلىَ النَّبِى صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلاَّمْ
قَالَ النَّبِى صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّامْ: مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَلْفَ مَرَّةٍ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يُبَشَّرَ لَهُ بِالْجَنَّة.

Bersabda Nabi Muhammmad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam : Barang Siapa Yang mebaca Sholawat atasku sebanyak 1000 kali maka orang tadi tidak akan mati sebelum diberikan kebahagiaan berupa Syurga. (Lubabul Hadits Lil Hafidz Jalaluddin Abdurrohman Bin Abi Bakrin Assuyuti).

Mengenai Artikel Tentang Fadlilah Sholawat Atas Nabi Muhammad Selengkapnya disampaikan dalam Fadlilah Sholawat Atas Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam. Didalam artikel tersebut memuat fadlillah atau keutamaan - keutamaan sholawat jika dibaca sekali, 100 kali, seribu kali dan misalnya lagi fadlilah sholawat jika dibaca pada malam jum'at dan lain sebaginya. Artikel manarik bisa anda baca Mengapa Sebagian Besar Penduduk Indonesia Memeluk Agama Islam

Terima Kasih atas kunjungannya...
Semoga bermanfaat dan selalu membawa berkah. amiiin 

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »