Bagaimana Cara Memuliakan Guru?

Diposkan oleh On 10:40 PM

Hari ini Romadlon yang ke 10, saya mengajarkan pada santri saya saat mengkaji kitab Ta'lim Muta'allim. ada beberapa yang harus dilakukan oleh seorang murid jika ingin memuliakan gurunya. Setiap murid harus tahu betapa mulianya seorang guru sehingga tidak memandang pankat dan jabatan, siapa saja yang mencari ilmu haruslah memuliakan gurunya.

Ada sebuah kisah pada zaman kholifah Raja Harun Ar-Rasyid. Sang raja memiliki anak yang dipondokkan istilah sekarang. Yaitu mengaji ilmu agama dan ilmu adab kepada imam besar bernama Syech Asmui. Pada saat sang guru berwudlu dan membasuh kaki, sang anak Raja tidak segan-segan membasuh kaki Syech Asmui. Bayangkan anak seorang raja tetap harus menghormati guru, saking mulianya.

Dari cuplikan kisah singkat diatas menandakan bahwa guru, semua keturunannya dimuliakan. Oleh karena itu beberapa cara memuliakan guru;

  1. Mematuhi perintahnya yang baik dan tidak untuk maksiat. Perintah untuk taat, perintah untuk selalu belajar dan terus belajar, perintah untuk melayani pekerjaan sang guru dan lain sebagainya merupakan hal yang harus dilakukan.
  2. Jangan membuat guru marah terhadap kita. Karena terkadang ulah kita membuat guru kita jengkel dan menyakitkan hati. Contoh, kurangnya perhatian saat mengaji, mengganggu teman saat pengajian, dan lain-lain.
  3. Tidak memulai bicara sebelum guru mengijinkannya bicara. Bertanya boleh tentang agama pada guru, namun harus izin dulu sebelum bertanya.
  4. Tidak terlalu banyak bicara dihadapan guru. Kadang sang guru baru berbicara sepatah kata, kita sudah menyelanya. Itu tidak diperbolehkan
  5. Tidak boleh berjalan melewati depan guru, tidak sopan namanya. Cari jalan lain yang sekiranya tidak mengganggu sang guru duduk.
  6. Tidak boleh menduduki kursi guru. Karena itu menyalahi adab atau tata krama murid pada guru. Namun jika diizinkan maka tidak masalah.
  7. Tidak boleh mengetok-ngetok pintu rumah guru, apalagi dengan sangat kerasnya saat mengetok pintu rumahnya. Cukup salam berulang ulang, tunggu sampai sang guru keluar untuk mempersilahkan masuk. Jangan nyelonong masuk rumah saja.
Dengan 7 perkara caramemuliakan guru, maka kita senantiasa akan menjadi orang yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wata'ala. Amin.

Demikian uraian singkat hasil ngaji saya dengan santri saya, semoga bisa bermanfaat untuk orang lain khususnya untuk diri kita sendiri. Ringkasan ini semoga mampu mengubah suram menjadi terang, sempit menjadi luas, kusam menjadi indah merona dan mempesona. AMin.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »