Siapa saja Khulafaurrosyidin itu? (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali)

Diposkan oleh On 11:58 PM

Jika ada sebuah pertanyaan yang isinya seperti ini, Siapakah Khulafaurrosyidin itu? maka Jawabannya Adalah Pertama adalah Abu Bakar Ash Shidiq, kedua adalah Umar Bin Khattab, ketiga adalah Utsman Bin Affan dan yang keempat adalah Ali Bin Abi Thallib Karomallahu Wajhahu. Bagaimana sepak terjang mereka semua. Apa karya-karya mereka. Sabar dahulu para pembaca kajian Ilmu agama dan kajian sejarah Islam di Blog Cinta Pustak Islam.

Kali ini pembaca harus heningkan sejenak untuk membaca surah Al Fatihah yang kita hadiahkan pertama untuk Nabi Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam Waazwajihi wadluriyyatihi wa ahli baitihi, kemudian kedua Surah Fatihah Kita hadiahkan kepada Nabi Adam, Ibu Hawa dan Para Nabi serta Utusan Allah, Para shohabat, para tabiin, Para Wali-wali Allah, dari jagat barat sampai ujung timur, yang ada di daratan maupun dilautan, khusus kita hadiahkan kepada Syech abdul Qodir Jailani, para ulama didaerah kita masing-masing. AlfaaTihah....

Pengertian Khulafaurrosyidin

Khulafaurrosyidin berasal dari kata khalifah, khulafa jamak dari kata kholifah yang artinya pengganti. Penganti kepemimpinan pada saat Nabi Muhammad Sudah Wafat. Maka merekalah yang memegang tampuk pemerintahan untuk menjaga kelanggengan ajaran Tauhid Nabi Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam.  Rosyidin adalah dari kata Ar-Rasyid. Rasyidin adalah jamak dari Rasyid yang artinya adalah orang yang mendapatkan petunjuk. Oleh Karena itu Rasyidin berarti adalah orang orang yang diberikan pentunjuk oleh Allah untuk meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam.

Kholifah pertama Adalah Abu Bakar As-Shidiq

Periode kepemimpinannya yaitu (11-13 Hijriyah atau 632-634 Masehi). Awalnya setelah Nabi Muhammad Wafat berkumpullah kaum anshar dan muhajirin untuk bermusyawarah menentukan siapa pemimpin berikutnya. Awalnya kaum anshar menjagokan kandidatnya yaitu Saad bin Ubadah dan dari pihak kaum muhajirin yang diwakili oleh Abu Bakar mencalonkan Umar Bin Khattab untuk menjadi pemimpinnya. Namun umar bin khattab tidak gila kekuasaan. Beliau justru menolak dan menjagokan Abu Bakar As-Shidiq. Akhirnya disepakati dalam musyawarah tersebut dan terpilihlah Abu Bakar As-Shidiq menjadi khalifah pertama. Mengapa Dia terpilih, sebab orang yang pertama kali mengakui isra’ Mi’raj Nabi Adalah Abu Bakar. kedua beliau juga menemani Nabi Muhammad Hijrah sampai ke Madinah. Ketiga Orang yang sangat gigih melindungi siapa saja yang mau masuk Islam, dan yang keempat adalah Beliau (Abu Bakar) pernah ditunjuk sebagai imam ketika Nabi Muhammad sedang sakit.

Khalifah Kedua Adalah Umar Bin Khattab

Peroide kepemimpinan selama 12 tahun yaitu mulai 13 Hijriyah sampai 23 Hijriyah atau 634 Masehi sampai 644 Masehi). Kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang kedua setelah Abu Bakar As-Shidiq Wafat. Sebelum Wafat, Abu Bakar As-Shidiq pernah tanya pada Para Sahabat jika kelak kepemimpinannya selesai atau meninggal dunia, bagaimana jika kekhalifahan diserahkan pada Umar Bin Khattab. Saat itu yang ditanya adalah Abdurrahman Bin ‘Auf, Utsman Bin affan dan para sahabat Muhajirin dan Anshar. dan mereka setuju atas usul dari Abu Bakar. Akhirnya ketika abu Bakar telah wafat, maka kepemimpinan diserahkan Umar Bin Khattab.

Khalifah Ketiga adalah Usman bin Affan

Periode kepemimpinannya mulai tahun 23 – 35 Hijriyah atau 644 – 656  Masehi. Ini menggantikan Khalifah Umar yang saat terakhir masa kepemimpinannya, beliau sakit keras karena akibat tertikam oleh budak persia. Beliau membentuk tim formatur yang terdiri dari Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair Bin Awwam, Sa’ad Bin Waqqas dan Abdurahman bin Auf. Maka mereka sepakat memilih Usman bin Affan sebagai Khalifah.

Khalifah keempat adalah Ali Bin Abi Thalib

Periode kepemimpinannya yaitu tahun 35-41 Hijriyah atau 656-661 Masehi. Awalnya Ali tidak mau menjadi pemimpin, lagi lagi para sahabat ini tidak gila kepemimpinan. Semua diserahkan pada keputusan Musyawarah. dan akhirnya terpilihlah Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah. Saat kepemimpinan ini ada yang tidak setuju yaitu Muawwiyah bin Abi Sufyan. Ali bin Abi Thalib harus segera mengambil alih kepemimpinan agar pemerintahan bisa berjalan kembali. 

Sepeninggalnya Usman memang meninggal karena dibunuh. Umat islam menunggu siapa pelaku pembunuh Usman, Ali Bin Abi Thalib memang sosok pemimpin yang sangat hati-hati dalam meutuskan perkara sehingga umat sudah tidak sabar menunggu keputusan Ali. Mengapa sampai saat itu pembunuhnya belum diketemukan. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa, jangan-jangan pembunuhnya adalah Ali bin Abi Thalib. Sebenarnya bukan Ali yang membunuh, hanya dia adalah orang yang sangat hati-hati dalam memutuskan perkara. Karena ketidak sabaran umat mereka menentang Ali bahkan mertuanya sendiri Bunda Aisyah istri Nabi Muhammad pun Menentang Ali dan mengikuti Blok Muawwiyah. Terjadilah peperangan bukan melawan kemungkaran, namun peperangan dalam urusan Ijtihad. Oleh karena itu Jika ada yang meninggal dalam peperangan ini semuanya digolongkan Mati Syahid, Mati Karena Allah. Perang melawan Bunda Aisyah dinamakan perang Jamal, jamal adalah onta karena saat itu Bunda Aisyah Menunggangi onta. Walaupun Aisyah Kalah, Ali bin Abi Thallib mengantarkan Aisyah sampai kerumah mertuanya. Karena Aisyah sudah tidak berdaya. Pertentangan Ali dengan Muawiyah sampai meimbulkan perang dinamakan perang Siffin. Saat itu terpecahlah umat islam menjadi 3 golongan yaitu Khawarij, Murjiah dan Syiah.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »