Tips Mencari Jodoh Yang Sholih Maupun SHolihah

Diposkan oleh On 8:35 AM

Mencari jodoh, kata kata itu yang sering muncul, padahal jodoh sudah ditakdirkan oleh Allah. dikala kita sudah mencapai predikat Ta'iq ( sudah kepingin menikah betul ) maka menikah hukumnya wajib, karena dikhawatirkan terjadi perzinaan kalau tidak segera menikah yang disebabkan keadaan anda yang benar-benar sudah pengen menikah. namun perlu diperhatikan bahwa karena jodoh adalah ketentuan Allah, tentunya kita musti minta sama yang memberi jodoh. mau yang sholih atau sholihah? tentunya kita berusaha merubah sikap dan perilaku kita sesuai syareat kita masing masing, maka Allah akan memberikan yang terbaik yang tentunya disesuaikan dengan kita ( sekufu ). 

Berikut nanti akan saya kupas tahap-tahap yang biasa dilakukan laki-laki dan tahap-tahap yang dilakukan oleh perempuan dalam mencari pasangan hidup. bagi yang cocok atau ada kemiripan mungkin jalur itu bisa ditempuh, tapi yang tidak cocok boleh mencari jalan lain yang lebih bagus untuk kelangsungan hidup anda. namun tidak ada salahnya, pembaca semua melanjutkan penelusuran artikel ini. thank guns.




Masa-masa yang musti dilalui bagi siapa saja yang ingin mencari pasangan hidup ( KHUSUS LAKI-LAKI ).

  1. Cari - Cari : praktis hampir setiap insan yang namanya belum menemukan ya tentunya mencari. ada yang mengatakan jodoh tidak usah dicari bakal dateng sendiri. namun sedikit banyak pasti seseorang akan terlibat pada aktifitas mencari. didalam pencarian tentunya akan banyak membuahkan hasil. jika pendapatan hasil pencarian ternyata cuma satu, maka mereka tidak melewati tahap kedua berikut. namun mereka langsung masuk tahap ke 3.
  2. Pilih - Pilih : Ini merupakan tahap lanjutan bagi insan yang dimabuk cinta terhadap pendapatan hasil pencarian yang melimpah, atau pasangan yang dicari bisa lebih dari satu. mengapa demikian bisa mendapatkan banyak pilihan. sebab kriteria yang diinginkan tidak MULUK-MULUK. akhirnya dapat juga banyak. kalau kriterianya terlalu banyak, ya pastinya hasil yang didapat minim bahkan cuma satu saja. Dalam ajaran Islam baik dapat 1 maupun dapat banyak atau lebih dari satu maka sebaiknya dan sangat diwajibkan untuk Sholat Istiqoroh untuk meminta pertimbangan pada Allah agar pilihan kita benar benar berkualitas dan akan membawa berkah dalam rumah tangga. mengenai tata caranya anda bisa lihat postingan saya yang lalu dengan judul Sholat Istiqoroh dan Tata Caranya
  3. Lobi - Lobi : Ini adalah fase ketiga yang musti dilakukan, lobi-lobi yang saya maksud adalah bagaimana kita melakukan pendekatan pada orang terdekat pasangan yang sudah kita tentukan dari hasil istikhoroh tadi. misalnya calon pasangan kita dekat dengan orang tuanya maka sebaiknya kita sering berkomunikasi dengan baik dengan orangtuanya. cuma jangan JAGA IMEJ, kita berperilaku apa adanya saja asalkan tidak menyinggung perasaan orang tuanya. Cari tema pembicaraan yang sekiranya bisa nyambung dengan orangtuanya. Kalau sudah yakin dan siap diri maka langkah selanjutnya adalah.
  4. Tembak ditempat : dalam hal ini memang butuh kehati-hatian and ekstra hati-hati, Sasaran harus dibidik dengan tepat jangan sampai meleset. Layaknya seseorang yang mau membidik sasaran yaitu tunggu burungnya diam dulu, jangan membidik burung yang sedang terbang. lalu persiapkan senjata yang kualitas, jangan tembak yang ecek-ecek apalagi tembak yang dah nggak berfungsi, persiapkan mata baik-baik untuk ketepatan bidikan, jangan menembak dalam keadaan mata tertutup bisa melesat. Persiapkan tenaga ekstra. Ketika tangan memegang tembak tidak boleh bergetar karena bisa fatal. Setelah dirasa tepat baru bidik dan tepat sasaran, jatuhlah burung itu dalam pelukan kita. Artinya : Sebelum menyatakan cinta harus benar-benar cukup persiapan, kematangan dalam melobi dan arah yang tepat akan membawa keberhasilan untuk diterima. Kalau perlu, NADZAR sama Allah, janji sama Allah, misalnya " Yaa Allah kalau cinta saya diterima maka aku bernadzar akan pusa senin-kamis selama setahun ". atau misalnya " Yaa Allah, kalau aku diterima aku akan nadzar membaca Al-Qur'an sampai khatam dalam waktu 1 minggu ". jangan sampai nadzar yang tidak baik " Yaaa Allah, kalau cintaku diterima, aku akan menolak cintanya ". Piye to maksudmu ? Aya aya wae.. Kepriwee to rika?
  5. Iwak-iwakan (Pacaran) : karena masa-masa khitbah sudah dilakukan pada tahap 4 maka selanjutnya adalah tahap pacaran. Pacaran dalam hal ini harus difahami betul jangan sampai salah penafsiran. Setelah diterima cinta kita tentunya ada batas-batas yang tidak boleh diterjang. Misal tidak diperbolehkannya bergandengan tangan, berpelukan bahkan berciuman karena setatus itu belum resmi, artinya belum ada akad nikah belum diperbolehkannya melakukan hal tersebut. Awali pacaran dengan yang baik insyaAllah baik pula rumah tangga yang akan kita jalani. Namun apabila awalnya buruk maka akan ketularan virus keburukan dalam kehidupan rumah tangga kita. Naudzubillahi min dzalik. dalam masa ini langsung jangan nunggu lama lanjut pada proses berikutnya.
  6. Lamaran : sebenarnya melamar adalah sebuah metode pengukuhan yaitu dipertemukannya calon pasangan dan dipertemukannya calon besan sekalian membahas tanggal pernikahan dilaksanakan. Sebaiknya jangan terlalu lama jarak lamaran dengan prosesi pernikahan.
  7. Pernikahan (Akad Nikah) : inimerupakan lanjutan tahap-tahap yang telah berlalu yaitu proses bersatunya laki-laki dengan perempuan dalam satu ikatan nikah dengan syarat adanya mempelai laki-laki dan wali mempelai perempuan, mahar sekaligus 2 orang saksi yang adil. dan agar lebih afdhol maka dicatatkan di KUA dengan mendatangkan petugas pencatat nikah. Sang pengantin laki-laki cukup bilang " Qobiltu " ( saya terima ) setelah wali pengantin perempuan menyatakan menikahkan anaknya dengan saudara. 
  8. Mempertahankan : ini adalah masa-masa yang amat sulit. TidaK sedikit orang yang mengalami kepahitan hidup dengan hancurnya rumah tangga yang pernah mereka jalin dengan penuh susah payah namun hancurdalam sekejap mata. pemegang kendali utama adalah laki-laki. laki-laki jangan sampai mengucapkan kata talak seperti kamu saya cerai (Tholaqtu ki, Faroqtu ki) atau kata-kata pulanglah ke orang tuamu atau keluar dari rumahku disertai niat dalam hati untuk dicerai maka jatuhlah talak. Kalau tidak disertai niat maka tidak masalah.
Pembaca yang dimulyakan oleh Allah berikut hal yang dialami perempuan dalam tahap mencari pasangan hidup (jodoh)
  1. Cari - Cari : praktis hampir seperti yang dilakukan oleh laki-laki, namun kebanyakan dari kaum hawa ini mengoleksi nama nama yang disesuaikan dengan kriteriannya.
  2. Pilih - Pilih : Ini merupakan tahap lanjutan bagi perempuan yang dimabuk cinta . tahap ini merupakan TAHAP WAJIB bagi perempuan karena dia biasanya hanya menunggu ada orang yang mencintainya dan siap menerima cintanya atau tidak. kriteria yang diinginkan janganlah MULUK-MULUK sebab nanti bisa mempersulit ruang gerak kaum hawa, cukup dengan dengan kriteria berikut : Taat beragama, Mapan (yang penting punya pekerjaan yang baik) masalah cukup atau tidak kita serahkan sama Allah saja, BERES. Dalam ajaran Islam pihak perempuan sudah menjadi kewajiban dan bahkan sangat diwajibkan untuk Sholat Istiqoroh untuk meminta pertimbangan pada Allah agar pilihan kita benar benar berkualitas dan akan membawa berkah dalam rumah tangga. mengenai tata caranya anda bisa lihat postingan saya yang lalu dengan judul Sholat Istiqoroh dan Tata Caranya
  3. Menerima Cinta : Tahap lobi-lobi kayaknya tidak perlu dilakukan karena tuganya hanya menerima cinta seseorang yang datang menembak. Sebelum memutuskan difikir baik-baik, Syukur sesuai dengan kriteria yang anda inginkan
  4. Menerima Lamaran : cukup kita serahkan pada orang tua bagaimana baiknya. asalkan kita sudah okey orang tua oke kayaknya tidak perlu lama-lama untuk dilanjutkan pada jenjang pernikahan. kalau umur sudak cukup langsung aja Bro. 
  5. Pernikahan (Akad Nikah) : ini merupakan lanjutan tahap-tahap yang telah berlalu yaitu proses bersatunya laki-laki dengan perempuan dalam satu ikatan nikah dengan syarat adanya mempelai laki-laki dan wali mempelai perempuan, mahar sekaligus 2 orang saksi yang adil. dan agar lebih afdhol maka dicatatkan di KUA dengan mendatangkan petugas pencatat nikah. Sang pengantin laki-laki cukup bilang "Qobiltu" (saya terima) setelah wali pengantin perempuan menyatakan menikahkan anaknya dengan saudara. 
  6. Mempertahankan : ini adalah masa-masa yang amat sulit. TidaK sedikit orang yang mengalami kepahitan hidup dengan hancurnya rumah tangga yang pernah mereka jalin dengan penuh susah payah namun hancur dalam sekejap mata. Perempuan harus lebih taat terhadap suami. Sabar mengabdi kepada suami, apalagi kalau sudah mempunyai anak maka tugas istri akan lebih berat lagi. semoga suami anda kelah adalah orang yang bertanggungjawab dan dapat dipercaya. seperti salah satu item dalam dasa darma pramuka. 
Kalau butuh artikel lain atau anda meminta untuk diposting sebuah artikel yang anda butuhkan, insyaAllah akan saya usahakan untuk memuatnya.
Semoga bermanfaat.....! 
Terima Kasih atas Kunjungannya.....!

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »