Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam

Diposkan oleh On 8:31 AM

Muhammad Shollallahu 'Alaihi Wasallam
Nabi Muḥammad sebutan beliau. Selain Nabi beliau adalah Rasul (Utusan Allah) untuk umat Islam. Nama lengkap Nabi Muḥammad adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim. Beliau dilahirkan di kota Makkah pada tanggal 20 April 570. Ibunya bernama Siti Aminah.
Nabi muhammad sejak kecil sudah menjadi yatim piatu, beliau diasuh oleh pamanya yang bernama Abu Thalib. Beliau sejak kecil sudah memiliki akhakul Karimah. Setelah remaja beliau Nabi Muhammad diajak berdangang yang akhirnya ketemu dengan saudagar kaya yang bernama Siti Khadijah. Kata Siti sebenarnya berasal dari kata Sayyidati. Jadi Siti Khadijah berarti Sayyidati Khodijah. 
Nabi Muhammad sering berada di Gua Hira untuk berdo'a dan berdzikir. Bahkan beliau sering bermalam di Gua Hira. Pada umur 40 tahun, Muhammad mendapat wahyu dari Allah melalui Malaikat Jibril. Setelah dapat wahyu kemudian Nabi Muhammad menyebarkan agam tauhid kepada umat.
Wahyu yang diberikan pada Nabi Muhammad Melalui malaikat jibril turunnya secara berangsur-angsur. Himgga akhir hayat Nabi muhammad juga masih menerima wahyu. Mukjizat Nabi Muhammad adalah berupa Al-Qur'an. Di dalam Al-Qur'an berisi tentang sejarah, hukum fikih, tasawuf, doa dan lain-lain. Kemudian Al-Qur'an tersebut didampingi dengan Hadits yang berisi amalan-amalan Nabi. Sehingga keduanya menjadi Sumber Hukum untuk umat Islam diseluruh dunia.

Perjuangan Penyebaran Agama Islam

Perjuangan Nabi Muhammad tidak mudah, sangat rumit dan penuh pengorbanan baik jiwa maupun raga. Nabi Muhammad bersama pengikut awal mendapati berbagai bentuk perlawanan dan penyiksaan dari beberapa suku Mekkah yang saat itu masih banyak yang belum masuk islam. Penganiayaan yang sering didapat pengikut Nabi Muhammad. Sehinnga Nabi Muhammad mengajak para pengikutnya untuk hijrah ke Habsyah, sebelum melanjutkan hijrah ke Madinah tahun 622.

Peristiwa hijrah ini menandai awal penanggalan Kalender Hijriah dalam Islam yang dipakai oleh umat islam sampai sekarang. Di madinah beliau berjuang menyatukan suku-suku yang ada di Madinah dengan menandatangani Piagam Madinah.

Wafat Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam 

Pada tahun 632, beberapa bulan setelah kembali ke Madinah usai menjalani Haji Wada, Muhammad jatuh sakit dan wafat di Madinah8 Juni 632 pada umur 62 tahun. Makamnya sekarang berada didalam masjid Nabawi di tepatnya di dalam Roudloh. Yang beliau pikirkan saat menjelang wafatnya adalah umat Islam. Dia selalu memanggil dengan sebutan " Ummatii, Ummatii, Ummatii". Suritauladan yang luar biasa menjelang kembalinya beliau menghadap ALlah masih memikirkan umatnya.

Istri Nabi Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam

  1. Khadijah Binti Khuwalid Ia merupakan istri Nabi Muhammad yang pertama. Sebelum menikah dengan nabi, ia pernah menjadi istri dari Atiq bin Abid dan Abu Halah bin Malik dan telah melahirkan empat orang anak, dua dengan suaminya yang bernama Atiq, yaitu Abdullah dan Jariyah, dan dua dengan suaminya Abu Halah yaitu Hindun dan Zainab.
    Berbagai riwayat memaparkan bahwa saat Muhammad menikah dengan Khadijah, umur Khadijah berusia 40 tahun sedangkan Nabi hanya berumur 25 tahun. Tetapi menurut Ibnu Katsir, seorang tokoh dalam bidang tafsir, hadis dan sejarah, mereka menikah dalam usia yang sebaya. Nabi Muhammad bersama dengannya sebagai suami istri selama 25 tahun yaitu 15 tahun sebelum menerima wahyu pertama dan 10 tahun setelahnya hingga wafatnya Khadijah, kira-kira 3 tahun sebelum hijrah ke Madinah. Khadijah wafat saat ia berusia 64 tahun 6 bulan.
    Ia merupakan istri Nabi Muhammad yang tidak pernah dimadu, karena semua istrinya yang dimadu dinikahi setelah wafatnya Khadijah. Di samping itu, semua anak Nabi kecuali Ibrahimadalah anak kandung Khadijah.
    Maskawin dari Nabi Muhammad sebanyak 20 bakrah dan upacara perkawinan diadakan oleh ayahnya Khuwailid. Riwayat lain menyatakan, upacara itu dilakukan oleh saudaranya Amr bin Khuwailid.
    Pernikahannya dengan Khadijah menghasilkan keturunan hanya enam orang, yaitu: Al Qasim, ZainabRuqayyahUmmu KultsumFatimah, dan Abdullah.
    Nabi Muhammad setelah mendapatkan seorang putra yang bernama Al Qosim, maka ia mendapat julukan Abul Qosim(bapak Qosim), sedangkan putranya yang bernama Abdullah mempunyai julukan at Thoyib at Thohir yang berarti "Yang Bagus dan Lagi Suci"
  2. Saudah Binti Zam'ah adalah istri kedua Nabi Muhammad. Nasabnya bertemu Rasulullah pada Luay bin Ghalib. Ia dikenal memiliki otak cemerlang dan berpandangan luas. Ia pertama kali menikah dengan anak pamannya yaitu Syukran bin Amr. Ketika Rasulullah menyebarkan Islam secara terang-terangan, suaminya, Syukran termasuk orang yang pertama kali memeluk Islam. Ia memeluk Islam bersama sekelompok orang dari Bani Qais bin Abdu Wad. Setelah meninggal Saudah dinikah oleh Nabi Muhammad. Nabi menikah dengan Saudah setelah wafatnya Khadijah dalam bulan itu juga. Saudah adalah seorang janda tua. Suami pertamanya ialah al-Sakran bin Amr. Saudah dan suaminya al-Sakran adalah di antara mereka yang pernah berhijrah ke Habsyah. Saat suaminya meninggal dunia setelah pulang dari Habsyah, maka Rasulullah telah mengambilnya menjadi istri untuk memberi perlindungan kepadanya dan memberi penghargaan yang tinggi kepada suaminya.
    Acara pernikahan dilakukan oleh Salit bin Amr. Riwayat lain menyatakan upacara dilakukan oleh Abu Hatib bin Amr. Maskawinnya ialah 400 dirham.
  3. Aisyah Binti Abu Bakar adalah Istri ketiga Nabi Muhammad (614 - 678). Awalnya Ayah Aisyah yang bernama Abu Bakar merasa Aisyah sudah cukup umur untuk menikah kemudian Aisyah akan dinikahkan dengan Jubair bin Mut'im, tetapi pernikahan tersebut tidak terjadi disebabkan Ayah Jubair, Mut‘im bin ‘Adi menolak Aisyah dikarenakan Abu Bakar telah masuk Islam pada saat itu. Istri Mut'im bin Adi mengatakan tidak mau keluarganya mempunyai hubungan dengan para muslim, yang dapat menyebabkan Jubair menjadi seorang Muslim. Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun. Aisyah adalah satu-satunya istri Muhammad yang masih gadis pada saat dinikahi. Aisyah dinikahkan pada tahun 620 M. Akad nikah diadakan di Mekkah sebelum Hijrah, tetapi setelah wafatnya Khadijah dan setelah Muhammad menikah dengan Saudah. Upacara dilakukan oleh ayahnya Abu Bakar dengan maskawin 400 dirham.
  4. Hafshah Binti Umar Bin Khattab adalah Istri Nabi Muhammad yang keempat. Janda Muda yang umurnya hampir sebaya dengan Aisyah. Awalnya Hafshah adalah istri Khunais bin Hudhafah al-Sahmiy yang meninggal dunia saat Perang Badar. Ayah Hafshah umar, meminta Abu Bakar menikah dengan Hafsah, tetapi Abu Bakar tidak menyatakan persetujuan apapun dan Umar mengadu kepada nabi Muhammad. Kemudian Rasulullah mengambil Hafsah sebagai istri. Hafsah Binti Umar (wafat 45 H)
  5. Zainab Binti Khuzaimah adalah Istri Nabi setelah Khadizah Meninggal Dunia. Suami pertamanya adalah Thufail bin Harits bin Abdil-Muththalib. Karena Zainab tidak dapat melahirkan (mandul), Thufail menceraikannya ketika mereka hijrah ke Madinah. Untuk memuliakan Zainab, Ubaidah bin Harits (saudara laki-laki Thufail) menikahi Zainab. Sebagaimana kita ketahui, Ubaidah bin Harits adalah salah seorang prajurit penunggang kuda yang paling perkasa setelah Hamzah bin Abdul Muthalib dan Ali bin Abi Thalib. Mereka bertiga ikut melawan orang-orang Quraisy dalam Perang Badar, dan akhirnya Ubaidah mati syahid dalam perang tersebut. Kemudian Nabi Menikahinya untuk memuliakannya. Karena dulunya dia memulyakan orang-orang miskin sehingga Zainab mendapat Julukan Umul Masakin. Zainab berumah Tangga dengan Zainab hanya 8 bulan, dan beliau meninggal dalam usia kurang dari 30 tahun.
  6. Hindun Binti Abi Umayyah atau Ummu Salama adalah Istri Nabi Muhammad (580 - 680). Umm Salama dan suaminya, Abd-Allah ibn Abd-al-Asad, termasuk dari Pemeluk Islam pertama atau As-Sabiqun al-Awwalun. Suaminya syahid ketika Perang Uhud. Ia memiliki empat orang anak dari Abdullah sebelum menikah dengan Muhammad. Yaitu Salama ibn Abdullah, Umar ibn Abdullah, Zaynab ibn Abdullah, Durra ibn Abdullah. Setelah kematian Abdullah ibn Abdul Asad, Hindun tidak memiliki saudara dan keluarga di Madinah kecuali anak - anaknya, namun ia ditolong oleh Muhajirin dan Anshar. Setelah ia menyelesaikan masa 'Iddah-nya yaitu masa menunggu bagi wanita yang baik dicerai atau meninggal, untuk kembali menikah empat bulan dan 10 hari, Abu Bakar dan 'Umar mencoba melamarnya, namun ditolak oleh Umm Salama. Lalu Muhammad mencoba untuk melamarnya juga dan diterimanya. Umm Salama menikah dengan Muhammad ketika berusia 29 tahun. Lamaran kali kedua nabi Muhammad diterimanya dengan maskawin sebuah tilam, mangkuk dari sebuah pengisar tepung.
  7. Zaenab Binti Jahsy Adalah Istri Nabi Muhammad. Zaenab masuk Islam sejak lama, kemudian hijrah bersama Nabi Muhammad ke Madinah, setelah itu menikah dengan Zaid bin Haritsah, kemudian diceraikan oleh Zaid, maka turunlah ayat di al-Qur'an surat al-Ahzab mengenai pernikahan Nabi Muhammad dengan Zainab, maka menikahlah nabi dengannya, pada awalnya ia bernama Barrah, kemudian namanya diganti menjadi Zainab, dan karenanyalah turun ayat mengenai hijab. Ia dikenal sebagai pribadi yang sering bersedekah. Upacara pernikahan dilakukan oleh Abbas bin Abdul-Muththalib dengan maskawin 400 dirham, dibayar bagi pihak Nabi Muhammad.
  8. Juwairiyah Binti Harits adalah istri Nabi Muhammad (608 - 676). Ayah Juwairiyah ialah ketua kelompok Bani Mustaliq yang telah mengumpulkan bala tentaranya untuk memerangi Nabi Muhammad dalam Perang al-Muraisi'.
    Setelah Bani al-Mustaliq tewas dan Barrah ditawan oleh Tsabit bin Qais bin al-Syammas al-Ansariy. Tsabit hendak dimukatabah dengan 9 tahil emas, dan Barrah pun mengadu kepada nabi.
    Akhirnya Rasulullah bersedia membayar mukatabah tersebut dan kemudian menikahinya.
  9. Ramlah Binti Abu Sufyan (ummu Habiibah) adalah istri Nabi Muhammad (589 - 664). Ummu Habibah seorang janda. Suami pertamanya Ubaidillah bin Jahsyin al-Asadiy. Ummu Habibah dan suaminya Ubaidullah pernah berhijrah ke Habsyah. Ubaidillah meninggal dunia ketika di rantau dan Ummu Habibah yang berada di Habsyah kehilangan tempat bergantung.
    Melalui al Najashi, Nabi Muhammad melamar Ummu Habibah dan upacara pernikahan dilakukan oleh Khalid bin Said al-As dengan maskawin 400 dirham.
  10. Safiyah Binti Huyay adalah istri Nabi Muhammad. Shafiyah anak dari Huyay, ketua suku Bani Nadhir, yang berdiam di sekitar Madinah. Dalam Perang Khaibar, Shafiyah dan suaminya Kinanah bin al-Rabi telah tertawan. Dalam satu perundingan setelah dibebaskan, Safiyah memilih untuk menjadi istri Nabi Muhammad. Safiyah binti Huyai bin Akhtab (wafat 50 H).
  11. Maria Binti Syama'un adalah istri Nabi Muhammad. Mariah al-Qibthiyah ialah satu-satunya istri Nabi yang berasal dari Mesir. Ia seorang mantan budak Nabi yang telah dinikahi dan satu-satunya pula yang dengannya Nabi memperoleh anak selain Khadijah yakni Ibrahim namun meninggal dalam usia 4 tahun. Allah menghendaki Maria al-Qibtiyah melahirkan seorang putra Rasulullah setelah Khadijah. Betapa gembiranya Rasulullah mendengar berita kehamilan Maria, terlebih setelah putra-putrinya, yaitu Abdullah, Qasim, dan Ruqayah meninggal dunia. Mariyah al-Qibtiyah wafat pada 16H/637 M.
  12. Maimunah Binti Al Harits adalah istri Nabi Muhammad yang terakhir. Maimunah binti al-Harits bin Hazn bin Bujair bin al-Harm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal bin Amir bin Sha’sha’a bin Muawiyah bibi dari Khalid bin Walid dab Abdullah bin Abbas. Rasulullah saw menikahinya di tempat yang bernama Sarif suatu tempat mata air yang berada sembilan mil dari kota Mekah. Ia adalah wanita terakhir yang dinikahi oleh Muhammad. Wafat di Sarif pada tahun 63 H.
Source : https://id.wikipedia.org/wiki/Ummahatul_mu%27minin

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »